Can a Village Website Be an Indicator of Public Transparency?

Authors

  • Mika Puspitasari Universitas Kristen Satya Wacana
  • Choironi Ardiyansyah Universitas Kristen Satya Wacana
  • Aprina Nugrahesthy Sulistya Hapsari Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.21532/apfjournal.v8i2.303

Keywords:

Transparency, Village Financial Management, Village Website

Abstract

The village is the lowest unit that must be a government structure which in financial management is based on the principles of good governance and transparency. Transparency as accountability to all stakeholders as well as a supervisory effort to minimize fraudulent forms of financial management. One form of transparency is through the management of village websites. But in reality the village website has not been managed optimally. Therefore, this study aims to analyze the transparency of village financial management through websites in 280 villages that are within the scope of the Grobogan Regency area. The method used is qualitative research with a descriptive interpretation approach, namely observing, describing and interpreting objects and then drawing conclusions. Data collection based on content analysis regarding village management achievements. The results showed that the utilization of village websites in Grobogan Regency as a form of transparency had not been maximized. The lack of transparency is due to the lack of information provided, and many websites only provide tools with no content in them, thereby triggering a possible decrease in public and other stakeholders’ trust in village management

References

Adiputra, I. M. P., Utama, S., & Rossieta, H. (2018). Transparency of local government in Indonesia. Asian Journal of Accounting Research, 3(1), 123–138. https://doi.org/10.1108/AJAR-07-2018-0019

Aditya, M. (2022a). Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Grobogan Dituntut Dua Tahun Tiga Bulan. Radarkudus. https://radarkudus.jawapos.com/grobogan/12/04/2022/korupsi-dana-desa-mantan-kades-di-grobogan-dituntut-dua-tahun-tiga-bulan/

Aditya, M. (2022b). Terseret Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Undaan Lor Kudus Ditahan. Radarkudus. https://radarkudus.jawapos.com/kudus/21/07/2022/terseret-kasus-dugaan-korupsi-dana-desa-mantan-kades-undaan-lor-kudus-ditahan/

Alwahidi, M. R., & Darwanis. (2019). Pengukuran Transparansi Keuangan Daerah Berbasis Website Pada Kabupaten/Kota Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 4(1), 153–161. https://doi.org/10.24815/jimeka.v4i1.10806

Angker, R. (2022). Pentingnya Transparansi Pelayanan Publik. Setda.Dompukab.Go.Id. https://setda.dompukab.go.id/pentingnya-transparansi-pelayanan-publik.html

Ansori, M. (2022). Korupsi Dana APBDes, Eks Kades Jetaksari Grobogan Divonis 5,5 Tahun Penjara. Lingkarjateng.Id. https://lingkarjateng.id/news/korupsi-dana-apbdes-eks-kades-jetaksari-grobogan-divonis-55-tahun-penjara/

Ariyati. (2021). Grobogan Raih Penghargaan Smart City 2021. Jatengprov.Go.Id. https://jatengprov.go.id/beritadaerah/grobogan-raih-penghargaan-smart-city-2021/.

BPK. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. In Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia.

Clarkson, M. E. (1995). A Stakeholder Framework For Analyzing and Evaluating Corporate Sosial Performance. Academy of Management Review, 20(1), 92–118.

Darise, N. (2007). Pengelolaan Keuangan Daerah. Indeks.

Dwiyanto, A. (2006). Mewujudkan good governance melalui pelayanan publik. Gadjah Mada University Press.

Edaksimandala. (2022). Bentuk Transparansi Digital, Anang Launching Website Desa. Mandalapos.Co.Id. https://www.mandalapos.co.id/bentuk-transparansi-digital-anang-launching-website-desa-kendalbulur-com.

EW. (2020). Wujudkan Transparansi Informasi, Setiap SKPD Wajib Punya Website Resmi. Jatengprov.Go.Id. https://jatengprov.go.id/beritadaerah/wujudkan-transparansi-informasi-setiap-skpd-wajib-punya-website-resmi.

Freeman, R. E., & Reed, D. L. (1983). Stockholders and Stakeholders: A New Perspective on Corporate Governance. California Mana-gement Review, 25(3), 88–106. 10.2307/41165018.

Gray, R., Dey, C., Owen, D., Evans, R., & Zadek, S. (1997). Struggling with the praxis of social accounting: Stakeholders, accountability, audits and procedures. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 10(3), 325–364. 10.1108/09513579710178106.

Kementerian Keuangan. (2010). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). 10.1017/CBO9781107415324.004.

Luwukpost. (2021). Website Desa Bentuk Transparansi Tata Kelola Pemerintahan. Luwukpost.Id. https://luwukpost.id/2021/12/situs-web-desa-bentuk-transparansi-tata-kelola-pemenerintahan.

Mais, R. G., & Palindri, L. (2020). Penerapan Prinsip Akuntabilitas Dan Transparansi Dalam Mengelola Keuangan Desa. Jurnal Akuntansi Dan Governance, 1(1), 57–66. 10.24853/jago.1.1.57-66.

Mardiasmo. (2006). Akuntansi Sektor Publik. Penerbit Andi.

Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Penerbit Andi.

Nawangsari, H. C. P. (2021). Apakah Website Desa Sudah Memuat Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Desa? Jurnal Investasi, 7(2), 13–21.

Nurlinda. (2018). Akuntabilitas Pe-ngelolaan Keuangan Desa. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 6(1), 63–72.

Pemerintah Kabupaten Grobogan. (2015). Letak dan Luas Wilayah Kabupaten Grobogan. Website Resmi Pemerintah Kabupaten Grobogan. https://www.grobogan.go.id/profil/kondisi-geografi/letak-dan-luas-wilayah.

Pemerintah Kabupaten Grobogan. (2021). Sidesa Provinsi Jawa Tengah. Dispermadesdukcapil Prov. Jateng. https://sidesa.jatengprov.go.id/pemkab/danadesa/33.15.

Permendagri. (2018). Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa. In Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia. https://doi.org/10.1093/bioinformatics/btk045.

Pertiwi, A., Dema, H., Mustanir, A., & Anugrah, E. (2021). Penerapan E-Government Dalam Mewujudkan Transparansi Tata Kelola Pemerintah Desa. PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan, 9(3), 130–139.

Pradana, A. (2022). Laporan ICW: Pengelolaan Dana Desa Jadi Kasus Korupsi Terbanyak Pada 2021. Kumparan.Com. https://kumparan.com/kumparannews/laporan-icw-pengelolaan-dana-desa-jadi-kasus-korupsi-terbanyak-pada-2021-1xuGNzQHXVx/3/gallery/3.

Pradana, A. R. Y. (2022). Oknum Kades di Blora Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Rp 600 Juta. Kompas.Com. https://regional.kompas.com/read/2022/07/20/165300178/oknum-kades-di-blora-jadi-tersangka-dugaan-korupsi-dana-desa-rp-600-juta.

Setiadi, A. F. (2022). Perangkat Desa Jatipecaron Tersangka Kasus Korupsi Resmi Ditahan. Solopos.Com. https://www.solopos.com/perangkat-desa-jatipecaron-tersangka-kasus-korupsi-resmi-ditahan-1357356.

Sofyani, H., & Tahar, A. (2021). Peran Akuntabilitas Dan Transparansi Pemerintah Desa Indonesia Terhadap Kepercayaan Masyarakat Desa: Kasus Di Kabupaten Bantul. Jurnal Akademi Akuntansi, 4(1), 10–25. 10.22219/jaa.v4i1.16481.

Suwanti, N. C. (2022). KPK Usung Program Desa Antikorupsi untuk Atasi Masifnya Korupsi Dana Desa. Kompas.TV. https://www.kompas.tv/article/281237/kpk-usung-program-desa-antikorupsi-untuk-atasi-masifnya-korupsi-dana-desa.

Suwarno, S. (2019). Pengelolaan Keuangan Desa: Perencanaan sampai dengan Pertanggungjawaban pada Desa di Kecamatan Cilongok Banyumas. Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP), 6(01), 25–38. 10.35838/jrap.v6i01.392

Downloads

Published

2023-12-29

How to Cite

Puspitasari, M., Ardiyansyah, C., & Hapsari, A. N. S. (2023). Can a Village Website Be an Indicator of Public Transparency?. Asia Pacific Fraud Journal, 8(2), 295–309. https://doi.org/10.21532/apfjournal.v8i2.303

Most read articles by the same author(s)